Langsung ke konten utama

Hidup Yang Lebih Lama


Selama abad ke-20, harapan hidup meningkat drastis. Pada tahun 2013, rata-rata harapan hidup di seluruh dunia, sejak lahir, adalah 71 tahun. Pendidikan kesehatan, yang fokus pada pola makan dan kebersihan dasar, menyebabkan penurunan angka kematian bayi, dan sanitasi yang lebih baik serta air minum bersih telah mengurangi risiko penyebaran penyakit menular, termasuk kolera dan tipus.

Salah satu faktor kontribusi terbesar terhadap harapan hidup yang lebih lama adalah pemberantasan beberapa penyakit pembunuh. Obat antibiotik penisilin, yang membantu dalam melawan infeksi bakteri, mulai digunakan secara luas untuk menangani penyakit-penyakit seperti TBC dan sifilis. Setelah itu, program vaksinasi massal oleh pemerintah dan WHO membantu memberantas cacar dan bekerja untuk memberantas polio. Kemajuan dalam dunia kedokteran dan diagnostik telah merevolusi pelayanan kesehatan. Beberapa ilmuwan memperkirakan bahwa pada tahun 2050, rata-rata angka harapan hidup akan menjadi 100 tahun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lombok Tempo Dulu dalam Bingkai

Pasar Masbagik tahun 1929 Penganut Bodha di Lombok tahun 1911 Sekelompok orang di Masbagik tahun 1929 Taman Narmada tahun 1920 Taman Mayura tahun 1894  Pasar Masbagik tahun 1929 Pasar Hewan Masbagik tahun 1929  Perempuan Keturunan Bali di Lombok tahun 1910  Perempuan Sasak tahun 1920 Gendang Belek pada tahun 1929 Seorang Datu Sasak tahun 1920 Anak Agung Ketut 1894 Perang Cakranegara tahun 1894 karya J. Hoynck van Papendrecht dan J.B. Wolters. Sumber: Tropenmuseum